Kembali ke berandaStudi kasus

Studi kasus 01

Bofet Aneka

Sudah diluncurkanDuri, Riau

Bisnisnya sudah ramai jauh sebelum ada sistemnya. Pesanan dicatat di kertas, rekap dihitung setelah tutup, dan pemilik baru tahu angka harinya di penghujung hari. Kami menawarkan satu sistem operasional yang dibangun khusus untuk cara mereka bekerja — sekarang sistem itu dipakai setiap hari.

01

Sebelum ada sistemnya

Semua berjalan manual, dan sebenarnya bisa saja terus begitu — sampai skalanya membuat cara lama itu mahal. Pesanan ditulis di nota, tagihan dijumlahkan di kepala saat tamu ingin bayar, dan rekap malam dikerjakan ulang dari tumpukan kertas. Bofet Aneka juga menjalankan BA Coffee di alamat yang sama dengan tim yang sama tetapi jam buka berbeda, sehingga satu hari kerja sebenarnya berisi dua ritme yang harus dicatat terpisah. Yang paling terasa bukan pekerjaan tulis-menulisnya, melainkan jaraknya: pemilik tidak punya cara melihat kondisi hari itu selain bertanya, atau menunggu sampai tutup.

Sebelum
Nota kertas, hitung manual, rekap dikerjakan setelah tutup
Sesudah
Satu sistem operasional; angka harian terbaca tanpa bertanya

Yang kami tawarkan

Bukan aplikasi kasir siap pakai yang harus mereka ikuti, melainkan sistem yang mengikuti alur kerja yang sudah ada. Pramusaji tetap bekerja dari lantai, barista tetap punya antreannya sendiri, kasir tetap menutup tagihan di meja kasir. Bedanya, sekarang semuanya tercatat saat kejadian — bukan diingat lalu ditulis ulang nanti.

02

Yang dilihat pelanggan

Halaman publik menjawab pertanyaan yang memang ditanyakan orang sebelum datang: apa yang dijual, kapan buka, di mana, dan bagaimana cara memesan. Menu punya halamannya sendiri supaya bisa dibagikan sebagai satu tautan.

Halaman muka situs publik Bofet Aneka dengan foto sate dan dua identitas usaha
Halaman menu publik Bofet Aneka

03

Yang dibutuhkan tim

Empat cara bekerja yang berbeda, bukan empat modul perangkat lunak. Masing-masing hanya melihat yang perlu dilihat.

  1. 01

    Pramusaji

    Membuka meja, mencatat pesanan, dan menambah pesanan susulan tanpa memulai tagihan baru.

  2. 02

    Barista

    Punya antrean minuman sendiri, terpisah dari dapur, karena keduanya memang bekerja terpisah.

  3. 03

    Kasir

    Menutup tagihan yang sudah berjalan, menerima tunai atau QRIS, lalu mencetak struk.

  4. 04

    Pemilik

    Melihat ringkasan hari itu, komposisi pembayaran, dan kas harian tanpa perlu bertanya.

04

Satu pesanan, dari awal sampai selesai

Urutan yang sama setiap hari. Pramusaji dan barista bekerja dari ponsel di lantai; kasir bekerja dari layar tetap di meja kasir.

  1. 01

    Meja dibuka

    Satu ketukan. Tidak ada formulir sebelum tamu bisa dilayani.

    Daftar meja pada ponsel: satu meja terisi, sisanya tersedia
  2. 02

    Pesanan dicatat

    Item dipilih, opsi ditanyakan hanya saat memang perlu, lalu dikirim sebagai satu batch.

    Layar pesanan pada ponsel dengan item yang sudah terkirim
  3. 03

    Antrean menerima

    Minuman masuk ke antrean barista; dapur menangani jalurnya sendiri.

    Antrean kopi pada ponsel dengan satu minuman menunggu disiapkan
  4. 04

    Kasir menutup

    Tagihan sudah hidup sejak meja dibuka. Kasir tinggal menyelesaikannya.

    Layar pembayaran kasir dengan rincian tagihan, metode tunai, dan kembalian

Rangkaian layar di atas memakai data uji, bukan data penjualan klien.

Setelah pembayaran, struk menjadi catatan akhirnya

Struk dibuat dari pesanan yang sudah tersimpan. Di dalamnya ada nomor pesanan, meja, item beserta opsinya, metode pembayaran, dan kembalian.

Struk berisi nomor pesanan, meja, dua item, total, metode tunai, dan kembalian

Pemilik bisa melihat harinya sendiri

Tanpa menelepon siapa pun: penjualan hari itu, komposisi tunai dan QRIS, pesanan yang masih terbuka, dan status kas harian.

Ringkasan pemilik dengan penjualan hari itu, komposisi pembayaran, dan pintasan operasional

05

Sistem yang berjalan hari ini

Dua tangkapan berikut diambil dari sistem yang sedang dipakai, bukan dari purwarupa: layar yang dibuka tim setiap hari, dan halaman laporan yang tadinya harus dihitung tangan setelah tutup.

Layar meja dan pesanan pada sistem Bofet Aneka yang sedang berjalan, dengan menu dan harga sebenarnya
Meja & pesanan — dipakai pramusaji sepanjang jam buka.
Halaman laporan Bofet Aneka: pendapatan, jumlah transaksi, komposisi tunai dan QRIS, serta komposisi penjualan per kategori
Laporan — tersusun sendiri dari transaksi hari itu, siap diekspor.

Ditampilkan atas izin pemilik Bofet Aneka. Angka pada layar laporan adalah angka usaha yang sebenarnya.

06

Keputusan yang membentuk produknya

Di sinilah keputusan kecil paling banyak memengaruhi operasional.

  1. 01

    Dua jam buka tidak pernah digabung

    Satu baris “jam buka” akan mengirim orang ke dapur yang masih tutup pada pagi hari. Kedua jadwal ditampilkan terpisah di setiap permukaan yang menyebut jam.

  2. 02

    Membuka meja cukup satu ketukan

    Nama tamu tidak diminta di awal. Kalau memang dibutuhkan, ia ditanyakan saat pembayaran dan tetap opsional.

  3. 03

    Meja yang salah dibuka bisa kembali kosong

    Tanpa memaksa siapa pun mengarang penjualan hanya supaya meja bisa ditutup.

  4. 04

    Kode internal berhenti menjadi nama tagihan

    Di depan orang, sebuah tagihan disebut dengan nama mejanya. Nomor internal tetap ada sebagai rujukan audit, bukan sebagai bahasa sehari-hari.

  5. 05

    Fakta yang belum terverifikasi tidak ditulis

    Tanpa rating, tanpa kisaran harga, tanpa radius antar, tanpa klaim menu terlaris. Yang belum bisa dipastikan bersama pemiliknya tidak muncul di halaman publik.

Naufal PoS · DEMO · INTERAKTIF

Ingin mencoba alurnya sendiri?

Sistem di atas dibangun untuk satu bisnis dan tidak dibuka untuk umum. Tetapi cara kerjanya bisa kamu coba: Naufal PoS adalah demo interaktif yang menjalankan alur yang sama — buka meja, catat pesanan, terima pembayaran, cetak struk, lalu lihat ringkasannya sebagai pemilik. Memakai data contoh, langsung di browser, tanpa daftar.

Coba demo Naufal PoS

Gratis · tanpa daftar · sekitar 2 menit

Punya kebutuhan yang mirip?

Ceritakan bisnismu lewat WhatsApp. Kami jawab jujur, termasuk kalau kebutuhanmu ternyata lebih sederhana daripada yang kamu kira.

Studi kasus berikutnya

PT Orekus Bhumi Servitia